KUNJUNGAN PURNA PASKIBRAKA KABUPATEN LAHAT TAHUN 2019 KE IPDN KAMPUS SUMATERA BARAT DALAM RANGKA KEGIATAN WAWASAN KEBANGSAAN NUSANTARA

Suhady dan Sinaga (2006) memberikan pemahaman bahwa wawasan kebangsaan merupakan sudut pandang atau cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsa dalam lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Wawasan Kebangsaan juga dapat dipahami sebagai cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan. Dengan mempelajari Wawasan Kebangsaan maka kita akan dapat memahami cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dapat dikatakan sebagai miniaturnya Indonesia. IPDN merupakan suatu refleksi dari keberagaman Indonesia yang mencerminkan kehadiran berbagai suku, ras, etnis, adat istiadat, bahasa, budaya dan sebagainya. Meski beragam namun tetap mengutamakan kesatuan dan integrasi demi tercapainya kepentingan nasional dan terwujudnya tujuan dari negara Indonesia. Adalah IPDN Kampus Sumatera Barat yang merupakan satu-satunya regional IPDN di Pulau Sumatera yang menyatukan keberagaman tersebut. Meskipun berada di wilayah barat Indonesia namun para peserta didiknya banyak yang berasal dari Indonesia wilayah tengah maupun Indonesia bagian timur yang tentu saja memiliki banyak perbedaan. Meski demikian penerapan wawasan kebangsaan sudah terealisasikan dengan baik di kampus ini. Tanpa menjadikan perbedaan sebagai penghalang justru keberagaman ini membuat IPDN semakin kuat dan solid. Dengan pertimbangan hal tersebutlah Tim Purna PASKIBRAKA tahun 2019 dari Kabupaten Lahat memutuskan untuk melakukan kunjungan ke ke IPDN Kampus Sumatera Barat pada hari Selasa, tanggal 15 Oktober 2019 dalam rangka Kegiatan Wawasan Kebangsaan Nusantara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman demi meningkatkan Wawasan Kebangsaan Nusantara serta mengenalkan “ke-Indonesia-an” IPDN kepada Purna PASKIBRAKA. Rombongan ini berjumlah enam puluh orang yang terdiri dari Kepala DISPORA Kabupaten Lahat beserta jajaran, Pelatih Purna PASKIBRAKA yang terdiri dari TNI dan Polisi, serta empat puluh orang Purna PASKIBRAKA yang merupakan siswa kelas XI SMA se-Kabupaten Lahat.

Selain untuk melihat implementasi wawasan kebangsaan nusantara, kunjungan yang difasilitasi oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (DISPORA) Kabupaten Lahat ini juga dilatarbelakangi karena tingginya minat rata-rata para siswa SMA di Kabupaten Lahat untuk melanjutkan pendidikan di IPDN. Hal tersebut karena IPDN dinilai lebih punya prospek yang terjamin yaitu menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apalagi formasi untuk bergabung menjadi peserta didik di IPDN juga cukup besar yaitu sekitar 1500 bahkan lebih. Rombongan juga bermaksud mencari informasi yang banyak tentang IPDN dan memotivasi Purna PASKIBRAKA yang berminat melanjutkan pendidikannya ke IPDN untuk semakin membulatkan tekad. Rombongan disambut dengan senang hati oleh Drs. Bustamar, MM selaku Plt. Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat beserta jajaran pada pukul 14.00 WIB di Ruangan Krida Utama Gedung Nagara Bhakti. Kegiatan diawali dengan pemberian kata sambutan oleh Plt. Direktur IPDN dan dilanjutkan dengan pemaparan lebih lengkap tentang IPDN (termasuk mekanisme rekruitmen) oleh Wakil Direktur Bidang Keprajaan, Drs. Rotzami, M.Si. Selanjutnya dibuka sesi diskusi interaktif antara Purna PASKIBRAKA dengan Pimpinan IPDN, Fungsionaris Madya Praja dan Praja asal pendaftaran Sumatera Selatan. Pada proses diskusi interaktif, terlihat jelas animo Purna PASKIBRAKA terhadap IPDN. Pertanyaan mayoritas yang mereka ajukan adalah seputar Tata cara masuk IPDN, proses seleksi dan apa kelebihan yang akan mereka peroleh jika mengenyam pendidikan di IPDN.

Setelah diskusi, acara di ruangan Krida Utama ditutup oleh Plt. Direktur. Kegiatan dilanjutkan dengan sholat ashar berjama’ah di Masjid Nurul Ikhlas IPDN Kampus Sumatera Barat. Rombongan diajak untuk menyaksikan kegiatan pemanasan yang dilakukan oleh Praja sebelum lari sore di Lapangan Parade. Kemudian rombongan bergabung untuk berfoto bersama, saling unjuk yel-yel masing-masing dan terakhir berkeliling ke Gedung Perkuliahan, Auditorium serta Sekretariat. Pada pukul 17.30 WIB kunjungan dan kegiatan berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *