Agenda Rapat dan Penjajakan Awal Budidaya bagi Praja IPDN Kampus Sumatera Barat

Sebagai kader pamong pemerintahan praja IPDN Kampus sumbar harus memiliki kecakapan dalam memerintah kepada masyarakat yang notabene mempunyai kehidupan yang beragam. Ini  ditandai dengan adanya pelatihan penyuluhan budidaya kepada Praja IPDN kampus sumatera Barat.

Penyuluhan budidaya kepada praja IPDN mendapat Dukungan sepenuhnya Oleh Bapak Dr. Tun Huseno SE., M. Si selaku Direktur IPDN kmapus Sumatera Barat yang dalam hal ini pelatihan budidaya  telah di agendakan akan menjadi kegiatan pelatihan bagi praja IPDN Kampus Sumatera Barat. IPDN kampus Sumatera Barat pada saat ini telah memiliki perkebunan yang sudah aktif seperti kebun Buah naga yang di pelopori oleh Unit Budidaya IPDN Kampus Sumatera Barat.

Untuk lebih meningkatan lagi pengetahuan praja mengenai Budidaya maka, jumat, 31 Januari 2020 bertempat di ruang rapat Niti sastra IPDN Kampus Sumatera Barat diadakan agenda rapat Direktur, Kepala Unit Budidaya IPDN Kampus Sumatera Barat bersama Dosen penyuluhan budidaya dari Kampus UNAND.

Ada beberapa macam spesifikasi budidaya untuk praja IPDN Kampus Sumatera Barat yakni :

  • Budidaya Peternakan

Upaya pengembangan budidaya ternak yang dilakukan yakni melalui 1) optimalisasi inseminasi buatan dan kawin alam, 2) pengembangan budidaya ternak perah, 3) pengembangan perunggasan, 4) penataan usaha peternakan babi, dan 5). Pada kesempatan ini Bapak Dr. Ridho Kurniawan Rulsi S.Pt., MP dan El Latifa Sri Suharto sebagai tenaga penyuluhan Budidaya peternakan bagi praja IPN kampus Suamtera Barat.

  • Budidaya Pertanian

Dalam pertanian, budi daya merupakan kegiatan terencana pemeliharaan sumber daya hayati yang dilakukan pada suatu areal lahan untuk diambil manfaat/hasil panennya. Kegiatan budi daya dapat dianggap sebagai inti dari usaha tani, pada kesempatan bapak Andrik Matrha SP.,MP sebagai tenaga penyuluhan budidaya pertanian

  • Budidaya Perikanan

 Budidaya perikanan didefinisikan sebagai suatu kegiatan untuk memproduksi biota (organisme) akuatik secara terkontrol dalam rangka mendapatkan keuntungan (profit). Istilah lain dari budidaya perikanan adalah akuakultur, perikanan budidaya, budidaya ikan, dan budidaya perairan. Bapak Yoliza Atharis S.Pi., M. Si sebagai tenaga penyuluhan Budidaya peternakan.

  • Budidaya Perkebunan

perkebunan di Indonesia dibedakan atas dua golongan yaitu perkebun dan perusahaan perkebun. Pekebun adalah perorangan yang melakukan usaha perkebunan dengan skala usaha tidak mencapai skala tertentu, atau lebih dikenal dengan perkebunan rakyat. Perusahaan perkebunan adalah pelaku usaha perkebunan  berbentuk badan hukum yang meliputi koperasi dan perseroan terbatas baik milik negara maupun swasta, yang mengelola usaha perkebunan dengan skala tertentu. Pada kesempatan ini bapak Fatardho Zudri S.Pi., MP

Pelantikan Pejabat Struktural Akademik di Lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Tepat pada hari Kamis, tanggal 30 Januari 2020, di lingkungan internal IPDN dilakukan pergeseran beberapa pegawai berupa Pelantikan Pejabat Struktural Akademik, tidak terkecuali IPDN Kampus Sumatera Barat.  Pelantikan ini dilaksanakan di Gedung Zamhir Islami IPDN Kampus Jakarta oleh Bapak Hadi Prabowo selaku Plt. Rektor yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Secara keseluruhan beberapa pejabat yang dilantik tersebut adalah sebagai berikut:

Prof. Dr. Juanda, SH, MH   Kepala Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan
Dr. Prio Teguh, SH, M.Si     Direktur IPDN Kampus Jakarta
Dr. Andi Masrich, M.Si Kepala Pusat Riset dan Pengkajian Strategi Hukum Tata Pemerintahan pada Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan
Dr. Tjahjo Suprajogo, M.Si Wakil Direktur Bidang Administrasi pada Program Profesi Kepamongprajaan
Dr. Faria Ruhana, SP, MP   Wakil Direktur IPDN Kampus Jakarta
Dra. Hestiwati Basir, M.Si Wakil Direktur Bidang Akademik pada IPDN Kampus Sulawesi Utara
Drs. Suaib, M.Si                     Wakil Direktur Bidang Administrasi pada IPDN Kampus Sulawesi Selatan
Drs. Rotzami, M.Si                 Wakil Direktur Bidang Akademik pada IPDN Kampus Sumatera Barat
Dr. Mulyadi, Sp, M.Si         Wakil Direktur Bidang Administrasi pada IPDN Kampus Sumatera Barat
Drs. Decky Dwi Utomo, MM Wakil Direktur Bidang Keprajaan pada IPDN Kampus Sumatera Barat
Dr. Marja Sinurat, M.Pd, MM Ketua        Program         Studi       Keuangan Publik        pada                Program Sarjana Terapan Fakultas Manajemen Pemerintahan
Dr. Frans Dione, S.Ip, M.Si Ketua Program Studi Manajemen Pembangunan pada Program S1 Fakultas Manajemen Pemerintahan
Dwi Indah Kartika, S.Pd, M.Si Kepala Unit Perpustakaan pada Program Pascasarjana
Stenly F. Pangerapan, AP, M.Si Kepala Gugus Kendali Mutu pada IPDN Kampus Sulawesi Utara

       Dari beberapa pejabat diatas, terdapat beberapa pergeseran Wakil Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat. Adapun pada posisi Wakil Direktur Bidang Akademik dijabat oleh Drs. Rotzami, M.Si yang sebelumnya merupakan Wakil Direktur Bidang Keprajaan, kemudian pada posisi Wakil Direktur Bidang Administrasi ditempati oleh Dr. Mulyadi, SP, MP dimana beliau adalah Wakil Direktur Bidang Akademik sebelumnya, selanjutnya Drs. Decky Dwi Utomo, MM yang sebelumnya Fungsional Dosen kini menduduki posisi Wakil Direktur Bidang Keprajaan. Pada sesi amanah, Pak Hadi memberikan beberapa amanat dengan menekankan beberapa poin sebagai berikut:

  1. Segenap Civitas Akademika IPDN diharapkan untuk meningkatkan inovasi terutama dalam rangka mendorong daya saing Praja agar tidak tertinggal dengan para mahasiswa dari Perguruan Tinggi Umum. Hal tersebut mengingat praja langsung mempelajari ilmu terapan sehingga semestinya harus berada di garda terdepan.
  2. Segenap Civitas Akademika IPDN benar-benar memperhatikan keseimbangan JARLATSUH (Pengajaran, Pelatihan, dan Pengasuhan) yang merupakan kebanggaan dari sistem pendidikan IPDN.
  3. Praja IPDN diharapkan dididik secara serius sehingga paham berbagai teori terutama dalam pengimplementasiannya. Salah satu caranya bisa dengan mengundang para Dirjen Kemendagri untuk memberikan bagaimana gambaran secara real aplikasi berbagai kebijakan dan regulasi tersebut di lapangan.

Tentu saja harapannya dengan pelantikan ini, para Pejabat Struktural Akademik yang baru dapat bertugas dengan baik dan penuh amanah sehingga dapat merealisasikan poin-poin yang disampaikan Plt. Rektor dalam rangka mencapai visi dari IPDN sendiri.      

KEGIATAN PENGETAHUAN DASAR FIRDT AID BAGI TIM KESEHATAN MANGGALA KORPS PRAJA IPDN KAMPUS SUMATERA BARAT TAHUN 2020

Fungsionaris Manggala Korps Praja IPDN Kampus Sumatera Barat memiliki Divisi Dinas Olah raga dan Kesehatan. Senin, 13 Januari 2020. Dinas Olah Raga dan Kesehatan Manggala Korps PRAJA mengadakan pelatihan kegiatan yang diberikan oleh Tim Kesehatan Poliklinik IPDN Kampus Sumatera Barat. Kegiatan ini dinamakan pengetahuan dasar Firt Aid dan diikuti oleh 10 Orang praja.

Adapun manfaat yang dapat diperoleh pada kegiatan ini adalah :

  1. Praja dapat membantu tim kesehatan praja dalam kegiatan upacara, Samapta, Kegiatan Porsipra dan Kegiatan Donor Darah.
  2. Praja dapat membantu pada tim pelayanan kesehatan paraja di Poliknik IPDN Kampus Sumatera Barat.

Pada dasarnya Tim Kesehatan Praja IPDN Kampus Sumatera Barat sama sifatnya seperti PMR di sekolah ataupun Dokter Kecil.  Sifatnya juga sama yakni membantu pelayanan kesehatan, dalam hal ini pada Poliklinik IPDN kampus Sumatera Barat. Maka sebagai peresmian, pada Hari Selasa 28 Januari 2020, bertempat di depan Auditorium Nagara Bhakti IPDN dilaksanakan Ceremonial Pemasangan Ban Lengan kepada Tim Fungsionaris Dinas Olahraga dan Kesehatan Manggala Korps Praja IPDN Kampus Sumatera Barat. Bapak Alfandi S. Sos. M. Si selaku PLt. Kepala Bagian Administrasi Keprajaan dan Kepala Unit Poliklinik, Ibu Ns. Maira, S.Kep pada kesempatan ini yang melakukan pemasangan ban lengan pada pada Divisi Dinas Kesehatan Praja IPDN Kampus Sumatera Barat dan disaksikan oleh seluruh madya Praja IPDN Kampus Sumatera Barat. Selamat bertugas!

WAPA MANGGALA XXIX MENDAKI BUKIT PRAJA

Sebagai wujud rasa syukur atas suksesnya acara porsipra yang berlangsung selama kurang lebih enam hari yaitu pada tanggal 13 sampai dengan tanggal 18 Januari 2020, bertepatan pada tanggal 19 Januari 2020 beberapa praja telah melakukan pengibaran Spanduk Porsipra di Puncak Bulek atau yang lebih dikenal dengan “Bukit Praja” yang konon kabarnya bukit tersebut sering dikunjungi oleh praja.

Sebagai informasi, Wapa Manggala merupakan salah satu ekstrakulikuler Praja IPDN. Istilah yang sering kita dengar umumnya adalah MAPALA (Mahasiswa Pencinta Alam). Wapa Manggala sudah mulai digagas sejak angkatan pertama Praja STPDN. Namun, pada angkatan kelima cita-cita tersebut mulai direalisasikan. Berawal dari dibentuknya Lembaga Swadaya Praja (LSP) Gerakan Cinta Lingkungan (GCL) yang diprakarsai oleh beberapa fungsionaris Wahana Bina Praja dan didukung penuh oleh ketua STPDN I.G.K Manila. Beliau dikenal sebagai salah satu pemerhati kegiatan alam terbuka di Indonesia karena beliau adalah anggota Kehormatan Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (WANADRI).

Wapa Manggala di IPDN Kampus Sumatera Barat sendiri terbilang aktif karena adanya dukungan lembaga dan civitas akademika, dibuktikan dengan frekuensi aktivas mendaki gunung maupun bukit yang dilakukan oleh praja. Termasuk pada kegiatan Pengibaran Bendera Porsipra ini, turut didamping oleh Bapak Armen, S.Sos sebagai Kasubag Ekstrakurikuler serta Pamong Pengasuh, Muh. Nurcholis Azis, S.STP yang dimulai pada pukul 07.30 WIB. Kegiatan itu berjalan dengan sukses dan lancar. Harapan kedepannya, kegiatan – kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan oleh praja agar dapat lebih dekat dengan alam dan mencintainya.

Foto perwakilan praja Wapa Manggala bersama Pak Armen di Bukit Praja ,Baso, Sumatera Barat. (sumber: Dokumentasi Wapa Manggala IPDN Kampus Sumatera Barat).

Foto anggota Wapa Manggala bersama Pak Armen dan Pak Nur Cholis selaku pendamping di Bukit Praja ,Baso, Sumatera Barat. (sumber: Dokumentasi Wapa Manggala IPDN Kampus Sumatera Barat).

SOSIALISASI SEKALIGUS LAUNCHING SMART CAMPUS DI IPDN KAMPUS SUMATERA BARAT

Sepotong kalimat penting dari Ibu Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan RI menyatakan bahwa perkembangan teknologi begitu melesat cepat dan kita harus dapat hidup berdampingan dengan teknologi itu sendiri. Tidak terkecuali oleh berbagai perguruan tinggi se-Indonesia termasuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Meskipun merupakan kampus regional, namun IPDN Kampus Sumatera Barat bertekad dan optimis untuk menjadi sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan yang mengusung konsep Smart Campus. Secara singkat, konsep ini dapat memberikan gambaran bahwa perguruan tinggi dimaksud telah memanfaatkan teknologi informasi dalam setiap kegiatan agar lebih efektif dan efisien. Bagi IPDN Kampus Sumbar sendiri merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan mempercanggih fasilitas kampus dalam rangka menyongsong era digitalisasi. Sebagai langkah perdana pada Tahun 2020 ini dan setelah melalui proses komunikasi dan koordinasi berbagai pihak, IPDN Kampus Sumatera Barat sepakat bekerja sama dengan Bank BRI.  Maka bertepatan pada hari Kamis, tanggal 16 Januari 2020, IPDN Kampus Sumatera Barat mengadakan acara akbar “Sosialisasi dan Launching Smart Campus di IPDN Kampus Sumatera Barat” bertempat di Ruang Auditorium Dharma Satya

Kegiatan dimulai dengan Pembukaan dan ucapan selamat datang oleh Dr. Tun Huseno, SE, M,Si selaku Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat yang juga merupakan tuan rumah. Dilanjutkan dengan sepatah kata Pimpinan Wilayah BRI Padang, Bapak Misnadin yang menjelaskan tentang e-money yang mana nanti civitas akademika maupun praja akan menggunakan kartu Brizi, yaitu sebuah produk electronik yang diterbitkan oleh BRI untuk melayani dan memproses transaksi digital sebagai penganti uang tunai dalam bertransaksi sehari – hari. Hal ini tentunya akan meminimalisir uang cash beredar di kalangan kampus agar lebih efisien dan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya kata sambutan oleh Dr. Rizari selaku Wakil Rektor Bidang Administrasi, Keuangan dan Aset yang terlebih dahulu memberikan apresiasi bahwa IPDN Kampus Sumatera Barat merupakan kampus pertama dari tujuh kampus IPDN seIndonesia yang menerapkan Smart Campus. Maka dengan demikian menurut beliau, sesegera mungkin IPDN Kampus Sumbar serius memperhatikan kualitas dan kuantitas daripada perangkat, IT, software, hardware dan brainware. Sarana pendukung lainnya seperti smartphone, komputer atau laptop dan perangkat lainnya. Apalagi mengingat IPDN Kampus Sumbar yang memiliki Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan (TRIP). Pada saat wawancara, H. Indra Catri selaku Bupati Agam juga turut mengapresiasi kegiatan ini, memandang begitu banyak manfaat terutama bagi praja yang berasal dari seluruh Indonesia dan atm BRI sendiri juga tersebar banyak di berbagai daerah. Sebagai acara puncak, Launching Smart Campus ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Rektor Administrasi, Keuangan dan Aset, DR. Rizari dan didampingi oleh Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, DR. Tun Huseno, SE, M.Si, Bupati Agam, H.Indra Catri, Pimpinan Wilayah BRI Padang, Misnadin, dan  Pimpinan Cabang BRI Bukittinggi, Asep Suhendra

Dr. Tun Huseno pada kesempatannya menceritakan asal mula ide ini yaitu pada saat Bank BRI mensosialisasikan Smart City di Provinsi Bali. Beliau sebagai Direktur juga ingin diterapkan di IPDN Kampus Sumbar namun dengan konsep Smart Campus. Maka pada kegiatan ini Direktur turut mengundang Kepala BKD Provinsi Bali, I Ketut Lihadnyana sebagai narasumber. Pada saat presentasi beliau menjelaskan dengan semangat bagaimana pengelolaan pemerintahannya yang tentu saja menerapkan teknologi informasi. Beliau memberikan beberapa pemaparan mengenai aplikasi yang diberi nama “Si Kepo” dimana didalam aplikasi ini tersimpan data-data kepegawaian Provinsi Bali. Kemudian menurutnya, Birokrasi Tata Kepegawaian ini memerlukan perubahan, “Bukan yang besar yang mengalahkan, namun yang kecil tapi yang cepat”. Adanya program apilikasi “Si Kepo “ dapat memudahkan segala bentuk masalah dalam kepegawaian. Sebagai penutup, beliau berharap agar praja mampu mengembangkan potensinya untuk kemudian memberikan sesuatu perubahan dalam sistem pemerintahan seiring telah launching-nya Smart Campus.

Sosialisasi Peraturan Kepegawaian oleh Kepala Biro Administrasi Kerjasama dan Hukum IPDN

Pada pukul 09.00 WIB, Pegawai Negeri Sipil IPDN Kampus Sumatera Barat mulai menuju Ruang Krida Utama guna mengikuti Sosialisasi Peraturan Kepegawaian oleh Kepala Biro (Karo) Administrasi Kerjasama dan Hukum IPDN, Drs. Baharuddin Pabba, M.Si. Sosok Bapak Karo ini turut mempengaruhi banyaknya jumlah peserta yang memadati ruangan yang bertempat dilantai dua ini. Hal tersebut mengingat beliau sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Keprajaan dan Kepala Bagian Tata Usaha (kini Bagian Umum) di IPDN Kampus Sumbar. Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB, diawali Kata Sambutan oleh Dr. Tun Huseno, SE, M.Si selaku Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat sekaligus membuka acara secara resmi. Kemudian diserahkan kepada Pak Bahar untuk menyampaikan poin-poin penting terkait aturan kepegawaian yang harus diketahui oleh para pegawai IPDN. Terutama Permendagri Nomor 122 Tahun 2017 tentang Tugas Belajar dan Izin Belajar Pegawai Negeri Sipil Kementerian Dalam Negeri, Permendagri Nomor 125 Tahun 2017 tentang Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kementerian Dalam Negeri serta Perka BKN Nomor 24 Tahun 2017 Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil. Hal yang begitu menarik pada proses sosialisasi ini adalah selingan kenangan masa lalu ketika beliau bergabung dengan IPDN Kampus Sumbar sehingga suasana begitu hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Sebagai penutup, Pak Karo kembali menghimbau kepada seluruh civitas akademika tetap menjalin kebersamaan dan kekompakan. Acara selesai pada pukul 12.25 WIB dan ditutup dengan makan siang bersama.

Kerjasama IPDN Kampus Sumatera Barat dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) H. Agus Salim Bukittinggi

Perguruan tinggi yang visioner adalah perguruan tinggi yang welcome untuk menjalin kerjasama perguruan tinggi lain. Selain untuk saling sharing segala pencapaian dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, manfaat menjalin kerjasama diarahkan untuk lebih meningkatkan kapasitas dosen antar perguruan tinggi dengan cara pertukaran pengajar maupun mahasiswa dengan upaya studi banding. Menyadari hal penting tersebut maka maka IPDN Kampus Sumatera Barat menjalin kerja sama dengan Kampus STIE H. Agus Salim Bukittinggi yang dilaksanakan pada hari Minggu, Tanggal 12 Januari 2020 bertempat di Ruang Krida Utama IPDN Kampus Sumatera Barat. Agendanya adalah kegiatan Studi Banding Program Studi Magister Manajemen STIE H. Agus Salim sekaligus penandatanganan Mou oleh Dr. Tun Huseno, SE, M.Si selaku Direktur IPDN Kampus Sumatera barat dengan Ketua STIE H. Agus Salim yaitu Dr. Heliyani, SE., MM. Acara ini dihadiri oleh 56 Mahasiswa Magister Manajemen STIE, para pejabat Struktural IPDN serta Praja IPDN Kampus Sumatera barat sejumlah 20 orang. Pada kesempatan ini praja IPDN juga memaparkan dan mempresentasikan mengenai Kampus IPDN yang disampaikan oleh Madya Praja Muhammad Isyraqi Aufar Suseno. Secara keseluruhan, para peserta yang mengikuti kegiatan terlihat sangat antusias terbuktinya dengan serunya proses tanya jawab. Acara di tutup dengan makan siang bersama pada pukul 12.30 WIB.

UJIAN KESEMAPTAAN XXIX IPDN KAMPUS SUMATERA BARAT

Dalam rangka menjalankan siklus kehidupan selama di kampus, praja di tuntut untuk selalu siap dan prima. Kebugaran jasmani merupakan hal terpenting dalam memperoleh fisik yang sehat sehingga dapat mengikuti berbagai kegiatan dengan baik. Oleh sebab itu dilaksanakanlah Ujian Kesamaptaan pada tanggal 9-10 Januari 2020 dan wajib di ikuti oleh seluruh praja IPDN Kampus Sumatera Barat.

Sebelum Ujian Kesamaptaan, Praja diminta tes tensi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah praja mampu untuk mengikuti ujian atau tidak. Kemudian praja diarahkan untuk melakukan pemanasan sebelum ujian berlangsung. Ujian Kesamaptaan ini terdapat beberapa agenda, yaitu tes kemampuan larinya dalam 12 menit, diharapkan praja mampu lebih dari 7 kali putaran Lapangan Parade. Lapangan Parade sendiri memiliki luas 250 Meter dalam satu kali putaran. Kedua, yaitu Pull Up (untuk pria) dan Chinning (untuk wanita). Ketiga, Sit Up, bagi Praja mampu melakukan 40 kali hitungan, lulus dalam ujian. Keempat, Push Up, sama halnya seperti Sit Up, akan dinyatakan lulus dalam ujian ini apabila melakukan 40 kali hitungan. Kelima, Shuttle Run (Lari angka 8) disini praja diukur dari tingkat kelincahannya dalam pemanfaatan waktu. Ujian Kesamaptaan dilaksanakan setiap akhir semester dan sudah menjadi program tetap Bagian Keprajaan, guna mengukur seberapa besar tingkat kebugaran jasmani praja agar kelak dapat menjadi aparatur pemerintahan yang prima dan siap dalam kondisi apapun.

Penyerahan surat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Administrasi Keprajaan IPDN Kampus Sumatera Barat

Senin 06 Januari 2020, bertempat di Ruang Krida Utama IPDN Kampus Sumatera Barat, dilaksanakan penyerahan surat perintah pelaksana tugas  (Plt) Kepala Bagian Administrasi Keprajaan kepada Bapak Alfandi S. Sos., M. Si selaku Kasubbag Pengasuhan IPDN Kampus Sumatera Barat. Surat pelaksana tugas ini di keluarkan oleh Bapak Dr. Hadi Prabowo, M. Si selaku Plt. Rektor IPDN dengan nomor 800/002/IPDN.

Penyerahan surat tugas tersebut dilaksanakan oleh Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat dalam hal ini diwakilkan kepada Wakil Direktur Bidang Akademik. Penyerahan surat tugas tersebut juga dihadiri oleh jajaran dari bagian Administrasi Keprajaan.

Penerimaan Dinas Cuti Natal dan Tahun Baru 2020

Sesuai Kalender Akademik, Praja IPDN Sumatera Barat dijadwalkan kembali ke kampus setelah melaksanakan dinas cuti selama dua minggu terhitung dari tanggal 20 Desember 2019 hingga 4 Januari 2020. Diharapkan dengan dilaksanakannya Dinas Cuti, Praja dapat mengawali semester baru dengan semangat dan menjalani siklus kehidupan praja yaitu tritunggal terpusat pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan dengan lebih baik.

Penerimaan dinas cuti Praja dilaksanakan mulai pada pukul 08.00 hingga jam 15.00 WIB. Prosedurnya, setelah masuk melalui Gerbang PKD, praja diarahkan menuju Gedung Sekretariat Atas untuk melaksanakan pengecekan terhadap segala bentuk barang bawaan demi menghindarinya lolosnya beberapa jenis barang yang tidak diperkenakan masuk ke dalam lingkungan kampus. Umumnya, Praja IPDN kembali bersama teman-teman dari satu asal pendaftaran mengingat jadwal penerbangan yang hampir bersamaan. Hal yang ditunggu-tunggu oleh kalangan praja adalah moment saling bertukar makanan khas daerah masing-masing. Inilah kelebihan Praja IPDN yang dapat menyantap kuliner dari seluruh nusantara. Tentu saja pengasuh memberikan tenggat waktu untuk segera menghabiskannya karena makanan wajib praja adalah semua yang telah disediakan di Menza (ruang makan praja).

Penerimaan dinas cuti berlangsung lancar hingga apel penerimaan dinas cuti dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB. Setelah usai, praja diarahkan kembali ke wisma untuk segera melakukan pembersihan kamar masing-masing agar dapat beristirahat usai menempuh perjalanan panjang dari daerah.